Memuat...
Memuat...
Program BPI Goes to Cannes diselenggarakan pada 12-22 Mei 2026 sebagai upaya diplomasi budaya di ajang festival film paling terkemuka di dunia. Melalui program ini, ekosistem industri film Indonesia berpartisipasi di pasar film Marché du Film lewat berbagai inisiatif strategis, yang mencakup Paviliun Indonesia, Spotlight Asia, Producers Network, Indonesia Night, dan Next Step Studio. Kehadiran strategis ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan pesat perfilman Indonesia, yang saat ini berhasil mendominasi pangsa pasar domestik sebesar 58,67% dan menduduki peringkat ke-9 secara global dalam jumlah penerimaan bioskop.

Membawa sinema dan ekosistem industri film Indonesia untuk mengelola jejaring internasional di pasar film dunia.
Melakukan kerja diplomasi budaya dalam konteks perfilman melalui partisipasi aktif di Cannes Film Festival.
Mempresentasikan potensi pembiayaan dan peluang ko-produksi internasional melalui skema pendanaan Matching Fund.
Menggunakan kerangka kolaborasi untuk memperkenalkan talenta-talenta Asia Tenggara agar dapat berkembang di kancah internasional di masa depan.
dipresentasikan di hadapan 300 profesional industri film global pada acara Breakfast Producer Network.
diundang untuk memperluas jejaring internasional melalui penyelenggaraan acara Indonesia Night.
berlatar di Jakarta diproduksi melalui kolaborasi 4 sutradara Indonesia dan 4 sutradara internasional.
didirikan di Gedung Palais-1 sebagai hub fasilitas pertemuan bisnis bagi delegasi rumah produksi dan studio Indonesia di Marché du Film.




Pelaksanaan program utama BPI Goes to Cannes secara keseluruhan di ajang Cannes Film Festival dan Marché du Film.
Pemutaran perdana antologi film pendek The Next Steps Studio pada minggu pertama ajang Cannes Critics' Week.
Sesi presentasi untuk 5 Produser Indonesia terpilih pada acara Breakfast Producer Network.